Wanita Asal Trenggalek Jadi Korban Penipuan Melalui Aplikasi Perjodohan Daring

- 4 Januari 2024, 11:40 WIB
Ilustrasi penipuan berkedok love scamming. Pixabay-amrothman
Ilustrasi penipuan berkedok love scamming. Pixabay-amrothman /Dok. Pixabay-amrothman/

RINGTIMES JATIM – Kasus penipuan menggunakan aplikasi perjodohan kembali terjadi.

Kali ini korbannya adalah seorang wanita asal Trenggalek, Jawa Timur. Korban merugi puluhan juta rupiah.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Trenggalek, Jawa Timur.

"Pelaku berinisial DFA, warga Bantul, DIY. Yang bersangkutan sudah kami tangkap setelah mendapat aduan dari korban." kata Kapolres Trenggalek, AKBP Gathut Bowo Supriyono di Trenggalek, dikutip dari Antara Jatim, Kamis 4 Januari 2024.

Baca Juga: Ratusan Kades di Gresik Gabung Relawan Jokowi, Siap Sukseskan Program Presiden

AKBP Gathut Bowo Supriyono menjelaskan, selain memanfaatkan aplikasi perjodohan untuk menyasar korbannya.

AKBP Gathut menambahkan, pelaku DFA mengelabui korbannya dengan menyaru sebagai petugas BSSN (Badan Siber dan Sandi Nasional).

Trik itu berhasil memperdaya dan meyakinkan KTN, perempuan muda asal Panggul Trenggalek hingga membangun hubungan serius dan melakukan kegiatan intim di luar nikah.

"Mereka kenalnya sekitar Juli 2023, setelah berkomunikasi intens, mereka berpacaran," papar Gathut mengurai kronologi interaksi antara korban dan pelaku.

Baca Juga: Polda Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Pelaku Penembakan Relawan Prabowo-Gibran Madura

Dalam proses komunikasi yang mengarah ke pernikahan itu, DFA mulai "memeras" korban beberapa kali dengan nominal mencapai jutaan rupiah.

"Kepada korban, DFA mengaku uang itu diperlukan untuk biaya mengangkat anak adopsi. Ketika korban mulai curiga, lagi-lagi DFA meyakinkan korban akan menikahinya," katanya.

Untuk meyakinkan korban, pada Oktober 2023, DFA datang ke rumah korban dengan tujuan berkenalan dengan kedua orang tuanya.

Bahkan saat itu, DFA meyakinkan KTN untuk datang lagi dengan keluarga besarnya dengan tujuan untuk melamar KTN.

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah