PLN Imbau Masyarakat Agar Tidak Memasang Alat Peraga Kampanye di Instalasi Kelistrikan

- 4 Januari 2024, 16:30 WIB
PLN Mengimbau masyarakat untuk tidak memasang alat peraga kampanye di instalasi listrik
PLN Mengimbau masyarakat untuk tidak memasang alat peraga kampanye di instalasi listrik /Dok.PLN/

RINGTIMES JATIM – Banyaknya alat peraga kampanye (APK) peserta Pemilu 2024 yang dipasang di dekat instalasi kelistrikan menjadi perhatian PLN.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur mengimbau peserta Pemilu 2024 tidak memasang alat peraga kampanye (APK) di instalasi kelistrikan karena berbahaya.

"Kami mengimbau agar APK tidak dipasang di tiang listrik atau gardu karena dikhawatirkan berpotensi menghantarkan arus listrik ketika tersentuh tegangan apalagi saat kondisi basah, mengingat saat ini masuk musim hujan," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Agus Kuswardoyo di Surabaya, dikutip dari Antara, Kamis 4 Januari 2024. 

Baca Juga: Dua Pelaku Pengedar Pil Trex Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polres Situbondo

Agus mengimbau agar masyarakat memperhatikan jarak aman memasang APK di dekat instalasi listrik. 

Agus menjelaskan bahwa saat memasuki masa kampanye Pemilu 2024, banyak APK berupa bendera, baliho, maupun umbul-umbul yang dipasang di tempat umum, termasuk di dekat instalasi kelistrikan.

"Perhatikan jarak aman dalam pemasangan bendera maupun baliho dengan kabel dan instalasi listrik lainnya untuk keamanan dan keselamatan masyarakat, hal ini untuk menghindari kemungkinan diterbangkan angin dan mengenai kabel listrik, karena bisa menyebabkan listrik padam" kata dia. 

Baca Juga: Cek Jadwal SIM Keliling Surabaya Hari Ini: 5 Januari 2024

Jarak aman antara APK dengan jaringan PLN kurang lebih 2,5 meter dari kabel tegangan menengah, sedangkan jarak dari kabel tegangan rendah kurang lebih satu meter. 

Ia menekankan bahwa potensi bahaya yang ditimbulkan akibat APK yang menempel pada jaringan listrik adalah korsleting listrik sampai bahaya ledakan dan kebakaran. 

Halaman:

Editor: Dian Effendi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah